Indonesia saat ini menghadapi dua realitas besar yang berjalan beriringan. Di satu sisi, jumlah generasi muda usia produktif terus meningkat, namun di sisi lain kesempatan kerja formal di dalam negeri semakin terbatas. Persaingan kerja semakin ketat, sementara lapangan pekerjaan baru tidak tumbuh secepat pertumbuhan angkatan kerja.
Di tengah tantangan tersebut, muncul satu profesi yang semakin strategis dan menjanjikan secara global, yaitu caregiver. Profesi ini bukan hanya menjadi solusi atas kebutuhan layanan kesehatan dan sosial dunia, tetapi juga membuka peluang kerja internasional bagi generasi muda Indonesia yang siap dan terlatih.
Caregiver adalah tenaga pendamping profesional yang memberikan perawatan fisik, psikologis, dan sosial kepada individu yang membutuhkan bantuan, seperti: Lansia, penyandang disabilitas, pasien pasca stroke, pasien dengan penyakit kronis, atau pun anak berkebutuhan khusus.
Peran caregiver menjadi semakin penting seiring dengan:
- Penuaan populasi global (aging population)
- Meningkatnya penyakit degeneratif
- Perubahan struktur keluarga modern (keluarga kecil, kedua orang tua bekerja)
- Keterbatasan tenaga kesehatan formal di banyak negara
Caregiver kini tidak lagi dipandang sebagai pekerjaan informal semata, melainkan profesi terstandar yang membutuhkan kompetensi, sertifikasi, dan etika kerja. Banyak negara maju dan berkembang mengalami krisis tenaga caregiver, sehingga membuka peluang besar bagi tenaga kerja asing yang kompeten dan bersertifikat. Beberapa negara dengan permintaan tinggi caregiver antara lain: Jepang, Jerman & negara Eropa lainnya, Australia & Selandia Baru, Taiwan & Korea Selatan, Negara Timur Tengah.
Secara umum, pekerjaan caregiver di luar negeri menawarkan gaji relatif stabil dan kompetitif, kontrak kerja legal, peluang peningkatan keterampilan, pengalaman kerja internasional dan kesempatan meningkatkan kesejahteraan keluarga di tanah air.
Saat ini banyak generasi muda Indonesia saat ini menghadapi kondisi:
- Lulusan SMA/SMK dan perguruan tinggi sulit mendapatkan pekerjaan sesuai bidang
- Over supply tenaga kerja non-spesifik
- Minimnya keterampilan praktis dan sertifikasi kompetensi
- Tingginya persaingan di sektor informal dan gig economy
Dalam konteks ini, profesi caregiver menjadi alternatif karier strategis karena tidak membutuhkan pendidikan akademik tinggi, mengutamakan kompetensi dan sikap kerja, dapat dipelajari melalui pelatihan terstruktur, memiliki jalur kerja domestik maupun internasional. Agar peluang ini dapat dimanfaatkan secara optimal, diperlukan lembaga pelatihan terakreditasi, kurikulum berbasis kompetensi dan kebutuhan global, sertifikasi nasional dan/atau internasional, pelatihan bahasa dan budaya kerja, pembinaan etika dan perlindungan tenaga kerja. Salahsatu Lembaga Pelatihan Kerja yang terpercaya dalam pelatihan maupun penempatan tenaga caregiver migran adalah LPK Padjadjaran Mitra (LPK Padma). Peserta akan dilatih selama 6 bulan untuk intensif Bahasa Jepang dan kaigo untuk selanjutnya setelah memenuhi syarat ditempatkan langsung di Jepang. Silakan mendaftar melalui website ini lpk-padma.id atau melalui nomor kontak admin LPK Padma di no. WA +62 852 5000 0112.
Mari menjadi generasi emas Indonesia yang kreatif dan berkarya.